Jumat, 30 November 2018

Mengoleksi Stationery

Assalaamu'alaykum!

Sejak SD, aku suka sekali dengan stationery lucu. Entah itu pensil, penghapus, pulpen, dan lain-lain. Awal-awal masuk SD, aku ngoleksi kertas binder kecil. Tau kan, yang bergambar dan penuh warna.

Cara dapetinnya bukan cuma dengan membelinya, tapi juga hasil barter. Kertas-kertas itu kadang ditulisi biodata diri sendiri dan teman sekelas. Tuker-tukeran gitu. Sekarang gak tau pada ke mana itu kertas πŸ˜‚

Koleksi-alat-tulis
Credit: Haute Stock

Di SMP dan SMA beda lagi koleksinya. Bukan koleksi juga sih, karena setiap jenisnya cuma punya 1. Aku ngumpulin alat tulis yang bermacam-macam biar catatannya bagus. Spidol bolak-balik, pulpen warna-warni, highlighter, dan fineliner. Yang dipake sih itu-itu aja πŸ˜†

Setelah lulus, udah gak mikir mau koleksi alat tulis walaupun lanjut belajar Bahasa Arab. Soalnya catatannya langsung di bukunya, biar gak bingung nyarinya. Beli pulpen atau pensil juga yang standar aja.

Aku mulai ngoleksi lagi setelah kenal handlettering. Aku beli segala peralatannya. Berbagai jenis brush pen, brush beneran(?), cat air, sampai kertasnya juga aku koleksi.


Aku juga mulai punya banyak sticky note, walaupun gak pernah dipake πŸ˜†
Nyoba beli stiker imut. Nempelnya mah gak tau kapan, sayang aja gitu, kalo harus ditempel. πŸ˜‚

Aku yang sejak dulu gak terlalu suka pulpen gel, sekarang udah punya 4 biji. Yang beli sendiri cuma satu sih. Naksir sama casingnya yang dibuat mirip kaktus. Hihi. Lagi gandrung sama kaktus. Pengen punya koleksi stationery bertema kaktus, tapi mahal πŸ˜‚

Notes juga gak ketinggalan untuk jadi salah satu barang yang dikoleksi, walaupun sebagian besarnya hadiah dari pabrik. πŸ™ˆ
Segala peralatan mewarnai pun ada. Pensil warna, oil pastel, cat air, semua ada.

Credit: Pixabay

Yang belum penghapus dan pensil nih. Punyanya masih yang standar. Akhir-akhir ini lebih tertarik ke pulpen warna-warni. Apalagi yang warna tintanya metalik. Brush pen dan cat air juga sama, lagi suka yang metalik. Tapi belum ada kesempatan beli karena belum nemu di toko buku. Semoga segera ada.

Buka cuma aku yang suka koleksi stationery. Kakakku juga. Mungkin aku ketularan kakak kali ya. Hihi. Tapi seneng, jadi bisa saling ngasih info kalo ada stationery lucu. πŸ˜„

~~~

Mengoleksi barang itu sebenarnya kurang bagus, apalagi kalau gak pernah dipake. Cuma beli trus dianggurin. Karena semakin banyak barang yang kita punya, hisabnya juga akan semakin panjang. Jleb banget ini, hiks.

Makanya aku mulai ngurang-ngurangin beli stationery. Udah lama pengen punya highlighter tapi ditahan-tahan, karena menurutku udah cukup pakai pulpen warna-warni. Setiap bagian yang penting, bisa ditulis pake warna yang lain sehingga lebih mencolok. Tip ex aja baru beli lagi setelah sekian lama gak pake.

Semoga yang sekarang ini aku punya bisa aku maksimalkan penggunaannya. Dan semoga aku gak impulsif lagi. Semua yang lucu pengen dibeli. Godaan banget πŸ˜‚
COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES