Sabtu, 03 September 2016

Renungan Tentang Usia dan Produktivitas

Usia produktivitas

Assalaamu'alaykum, sahabat.

Apa kabar? Semoga kalian selalu dalam lindungan Allah. Aamiin.

Dua puluh dua tahun, usia yang masih sangat muda. Kata orang, perjalanan masih panjang. Tapi kita gak pernah tau, kapan ajal menjemput. Bahkan bayi yang baru beberapa hari lahir ke dunia, bisa saja dipanggil kembali oleh Allah. Kematian memang tak mengenal usia.


Aku selama ini, terutama tiga tahun terakhir ini selalu "enjoying my life". Main game sepuasnya, tidur-tiduran sambil baca komik online, bolak-balik buka Instagram, bengong.....

Sebagian besar waktu aku habiskan sia-sia. Dan ketika mendekati waktu suami pulang kerja, langsung buru-buru kerjakan ini itu. Hasilnya sudah pasti gak maksimal. Makanan keasinan, cucian dikucek seadanya, jemuran kering yang rencananya mau disetrika akhirnya cuma dilipat. Minum air aja sampe lupa. Kadang seharian minum cuma dua gelas -_-

Hatiku hampanya bukan main. Ibadah kukerjakan asal-asalan. Sudah lama gak hadir ke pengajian karena selalu sedang grasa-grusu di rumah ketika waktunya pengajian. Merasa jauh banget sama Allah. Al-Qur'an lama gak tersentuh. Puasa hanya menahan lapar dan haus. Hari-hariku kosong dari mengingat Allah. Emosi gampang naik akibat rohani sakit.

22
edited by me using Line Camera app

Baru pasca lebaran kemarin aku merenungi ((MERENUNGI)), kenapa kok hidupku gini amat. Gak produktif. Merasa selalu terburu-buru akibat malas. Orang lain bisa ngurus anak sambil jualan online, di waktu yang sama kerjaanku cuma gogoleran (tidur-tiduran) di kasur.

Aku mulai berusaha mengubah diri, yang sulit sekali dilakukan jika tidak dipaksa. Melihat hp jadul milik suamiku yang tergeletak begitu lama tanpa tuan, aku menemukan pencerahan.

Kupindahkan kartu kuotaku ke hp itu. Aku juga memindahkan nomor WhatsApp ku kesana. Smartphone enam inci milikku aku biarkan tanpa kuota. Aku hanya bisa browsing internet, serta mengakses WhatsApp dan Facebook dengan hp jadul itu. Game cuma ada Tetris yang bukan favoritku.

Kuucap bismillah. Harapanku semoga dengan ini bisa lebih produktif. Awalnya aku kesulitan menggunakan hp jadul itu. Layarnya terlalu kecil, sedangkan jempolku lebar. Sulit. Mataku sakit tiap memandangi layarnya lama-lama. Sebal ketika selalu typo.

Alhamdulillah, aku mulai terbiasa.
Hari-hariku berubah. Aku memasak dengan baik dan tanpa terburu-buru. Baju-baju aku sikat. Menyetrika gak tertunda lagi. Waktu makan jadi teratur. Jadi gak lupa minum juga. Bahkan aku bisa tidur siang, yang selama ini cuma angan-angan.

Aku juga mulai merutinkan olahraga. Sadar betapa tubuh ini begitu melar. Ngemil jalan terus, badan kurang gerak. Melihat badan sendiri rasanya ngeri. Selain itu, aku juga gampang sakit. Pilek lah, batuk lah. Kasihan suamiku, punya istri penyakitan.

Shalat kukerjakan se-awal mungkin. Al-Qur'an mulai tersentuh. Aku bisa menyempatkan diri untuk datang ke pengajian karena pekerjaan rumah selesai lebih awal. Semoga kuantitas dan kualitas ibadahku bisa bertambah terus. Dan yang paling penting, diterima oleh Allah :)

"Ternyata enak, ya, menjalani hidup yang produktif seperti ini. Dulu aku kemana aja?", pikirku suatu siang, menjelang tidur.

Semoga bisa istiqomah sampai akhir hayat, dan manfaatnya bisa aku rasakan di hari tuaku nanti (jika masih diberi waktu untuk hidup) maupun di akhirat.

Aamiin.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Huhu.....
Merasa udah nulis banyak, begitu dihitung pakai aplikasi Word Counter, kok cuma 480an kata T_T

Ah iya, aku mau rekomendasikan satu website bermanfaat yang bisa kalian kunjungi. Alamat website itu aku temukan di buku Bunda Produktif karya Ibu-Ibu dari forum IIP (Ibu-Ibu Profesional).

Bisa di klik di sini.

Banyak artikel yang memotivasi kita untuk lebih produktif dalam keseharian kita sebagai seorang Muslim, yang mana kita dituntut untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

Goal Planner, from productivemuslim.com

Disana kita bisa mendownload printable-printable nya secara gratis. Ada habitator, daily dan weekly taskinator, goal planner, serta wallpaper motivasi.
Ada juga kelas self development. Dengan membayar $99/tahun, kalian bisa mengakses pelajaran-pelajaran yang ada tanpa batas, menonton video pelajaran berkualitas tinggi, dapat bertanya pada Instructor Productive Muslim setiap saat, serta keuntungan lainnya.

Eits, ini bukan postingan bersponsor yah ^^v
Website ini salah satu trigger yang memicu aku untuk lebih produktif, jadi gak ada salahnya untuk aku rekomendasikan :)

Nambah dikit jadi 600an kata. Hihi...

Ayo bangkit dan gerakkan tubuhmu! Masih banyak pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan. Waktu takkan menunggumu. Ia akan terus berjalan. Dan ketika kamu menyadari semuanya, kamu telah tertinggal jauh.

Baca juga punya Mbak Diah dan Mbak Liza di sana dan di sini ^^

Sekian. Semoga bermanfaat.

Wassalaamu'alaykum ^^

2 komentar:

  1. alhamdulillaah. selamat ya mbak sudah menemukan jalan kembali. semoga istiqomah dg yg sudah dan makin nambah. aaamiiin.

    saya juga kudu berbenah ini. tfs yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Aamiin.. terima kasih :)

      Hapus

Kindly share your thought here!
Please do not leave any links on the comment section.

Thank you! ^^

COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES